
Kalender Liturgi Katolik untuk Hari Biasa Pekan V Tahun A
Kalender liturgi Katolik untuk hari biasa pekan V tahun A telah disiapkan. Dalam kalender ini, hari biasa pekan V tahun A memiliki warna liturgi hijau. Bacaan yang dibacakan pada hari Kamis mencakup beberapa kitab suci, seperti Kitab Raja-Raja, Mazmur, Injil Markus, dan Bacaan Khotbah Ortodoks (BCO) dari Kitab Kejadian.
Bacaan Pertama: 1Raj 11:4-13
Pada bagian pertama bacaan, kita menemukan kisah tentang raja Salomo yang akhirnya menyimpang dari perintah Tuhan. Ia mengikuti dewa-dewa lain dan tidak lagi sepenuh hati berpegang kepada Tuhan. Akibatnya, Tuhan murka terhadap Salomo karena ia tidak menjalankan perjanjian-Nya dengan sungguh-sungguh.
Dalam ayat-ayat tersebut, kita melihat bahwa Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi dewa-dewa kejijikan dan melakukan hal-hal yang jahat di mata Tuhan. Sebagai konsekuensinya, Tuhan memutuskan untuk mengoyakkan kerajaannya dari tangan Salomo, meskipun masih memberikan satu suku sebagai hadiah kepada anaknya karena kesetiaan Daud dan Yerusalem.
Mazmur Tanggapan: Mzm 106:3-4,35-36,37,40
Mazmur tanggapan menekankan pentingnya berpegang pada hukum Tuhan dan menjalani keadilan. Mazmur ini juga menyebutkan bahwa orang-orang Israel bercampur baur dengan bangsa-bangsa lain dan belajar cara-cara mereka bekerja. Namun, mereka juga beribadah kepada berhala-berhala, yang menjadi perangkap bagi mereka.
Selain itu, mazmur ini mengingatkan kita bahwa mereka mengorbankan anak-anak lelaki dan perempuan mereka kepada roh-roh jahat. Akibatnya, murka Tuhan menimpa umat-Nya, dan Ia jijik kepada milik-Nya sendiri.
Injil Katolik: Mrk 7:24-30
Dalam injil Markus, kita membaca kisah Yesus yang pergi ke daerah Tirus. Di sana, seorang ibu Yunani bangsa Siro-Fenisia datang memohon agar Yesus mengusir setan dari anaknya. Meski awalnya Yesus mengatakan bahwa tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing, sang ibu tetap percaya dan menjawab dengan penuh keyakinan.
Yesus terkesan dengan jawaban ibu itu dan mengizinkan dia pergi, karena setan sudah keluar dari anaknya. Kisah ini mengajarkan kita tentang iman yang kuat dan kepercayaan kepada Tuhan.
Bacaan Khotbah Ortodoks (BCO): Kej 44:1-20.30-34
Dalam BCO ini, kita membaca kisah Yusuf yang memerintahkan kepala rumahnya untuk mengisi karung orang-orang itu dengan gandum dan meletakkan uang masing-masing di dalam mulut karungnya. Ia juga memasukkan piala perak di dalam mulut karung Benyamin.
Ketika orang-orang itu meninggalkan kota, Yusuf memerintahkan agar mereka dikejar. Ketika sampai kepada mereka, Yusuf menanyakan tindakan mereka dan meminta penjelasan. Mereka membela diri dengan mengatakan bahwa mereka tidak pernah mencuri emas atau perak dari rumah tuan mereka.
Akhirnya, piala ditemukan dalam karung Benyamin, dan Yusuf menuntut bahwa siapa pun yang menemukan piala akan menjadi budaknya. Namun, Yehuda berbicara dengan penuh keberanian dan memohon agar Benyamin bisa kembali bersama saudara-saudaranya, karena ayah mereka sangat mengasihi Benyamin.
Kisah ini mengajarkan kita tentang kejujuran, kesetiaan, dan kasih sayang yang luar biasa. Dengan keberanian dan iman, Yehuda berhasil meyakinkan Yusuf untuk membebaskan Benyamin dan mengizinkan mereka pulang dengan selamat.
