Waktu Terbaik untuk Jogging: Pagi atau Sore?

Erfapulsa
By -
0

Joggingmerupakan salah satu bentuk aktivitas yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Meskipun demikian, memilih waktu yang tepat untuk joggingdapat mempengaruhi hasil dan kenyamanan selama beraktivitas fisik.

Joggingpada pagi hari terasa lebih segar, sedangkan sore cocok untuk melepas kelelahan setelah beraktivitas sepanjang hari. Namun, sesungguhnyawaktu terbaik untuk joggingKapan? Jawaban sebenarnya bisa berbeda-beda tergantung tujuan dan kebiasaan masing-masing individu. Mari kita simak penjelasannya!

Waktu terbaik untuk jogging

Secara umum, pagi hari sering dianggap sebagai masa paling ideal untukjogging. Sebaiknya, kamu mulai berlatih antara pukul 05.30 sampai 07.00 ketika udara masih segar dan belum terlalu tercemar. Jika bangun sedikit lebih siang, kamu masih bisajoggingsampai pukul 08.00 atau 09.00.

Waktu pagi juga cocok bagi kamu yang memiliki kesibukan sepanjang hari. Karena setelah berlari, kamu bisa langsung melanjutkan kegiatan yang lain.

Namun, jika kamu termasuk orang yang lebih aktif di sore hari,joggingantara pukul 16.30 sampai 18.00 juga tidak kalah menarik. Suhu biasanya mulai menurun dan tubuhmu sudah agak panas setelah beraktivitas sehingga kemungkinan cedera bisa lebih rendah. Banyak orang juga merasa joggingsore hari dapat membantu mengurangi rasa stres dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak pada malam hari.

Pada akhirnya, momen paling tepat untukjoggingtergantung pada pola hidup, jadwal harian, serta bagaimana tubuh merespons aktivitas fisik di waktu tertentu. Beberapa orang lebih segar di pagi hari, sementara yang lain justru lebih maksimal saat siang atau malam.

Jadi, coba cek beberapa waktu yang berbeda, lalu perhatikan kapan kamu merasa paling nyaman dan konsisten untukjoggingYang paling penting bukanlah apakah pagi atau sore, tetapi bagaimana kamu dapat konsisten bergerak dan menjaga semangat.

Manfaat jogging pagi hari

Joggingpagi hari bukan hanya tentang kebiasaan untuk menjaga kesehatan. Kegiatan ini memiliki berbagai manfaat, mulai dari meningkatkan energi hingga mempersiapkan tubuh untuk menghadapi aktivitas sepanjang hari.

  • Meningkatkan produktivitas seharian

Berlari pagi selama 30 menit terbukti mampu meningkatkan fungsi otak, termasuk kemampuan mengingat dan keputusan yang lebih baik. Selain itu, hormon endorfin yang dihasilkan saat berlari membuat suasana hati menjadi lebih baik dan fokus meningkat. Kamu juga dapat menjalani hari dengan semangat yang lebih tinggi.

  • Menggunakan kondisi tubuh yang masih bugar

Di pagi hari, tubuh belum mengalami kelelahan berlebihan akibat aktivitas sehari-hari. Hal ini memungkinkan kamu untuk berlari dengan performa yang lebih optimal karena otot-otot masih dalam kondisi terbaiknya. Ini sangat ideal bagi kamu yang memiliki jadwal sibuk atau pekerjaan yang melelahkan.

  • Membakar lemak sepanjang hari

JoggingPagi dengan perut kosong dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak. Selain itu, kebiasaan ini juga membuatmu lebih waspada terhadap pilihan makanan sepanjang hari. Setelah berolahraga di pagi hari, kamu akan lebih termotivasi untuk menjaga pola makan yang sehat agar tidak mengurangi hasil yang telah dicapai.

Manfaat jogging sore hari

Joggingsore memiliki manfaat khusus yang tak kalah menarik dibanding lari pagi. Selain membuat rileks setelah seharian beraktivitas, terdapat beberapa manfaat fisik dan mental yang bisa kamu alami jika rutin berlari pada waktu ini.

  • Performa tubuh lebih optimal

Jika ingin berlari lebih lama dan kuat, sore hari bisa menjadi pilihan yang ideal. Sebuah studi sistematis dan meta analisis pada tahun 2023 dariJurnal Kekuatan dan Penyelarasan Latihanmenunjukkan bahwa kekebalan tubuh lebih tinggi saat berolahraga di sore atau malam hari dibandingkan pagi hari. Artinya, kamu lebih mungkin mencapai performa terbaik ketikajogging sore hari.

  • Membantu meredakan stres

Joggingsore juga dapat menjadi cara yang efektif untuk melepas kelelahan setelah seharian bekerja. Berdasarkan survei dariFisiologi Olahraga dan Kinerja Fisik, olahraga teratur di sore hari berkaitan dengan tingkat stres psikologis yang lebih rendah. Hal ini didukung oleh penelitian dariScientific Reports pada tahun 2018 yang menyebutkan bahwa berlari selama 10 menit saja mampu meningkatkan fungsi otak, termasuk pengendalian emosi dan fokus.

  • Menurunkan kadar gula darah

Beberapa studi menunjukkan bahwa joggingsore memberikan manfaat positif bagi kesehatan metabolik, terutama dalam mengontrol kadar gula dalam darah. Penelitian yang diterbitkan di jurnalObesitymenemukan bahwa peserta yang melakukan lebih dari 50 persen aktivitas fisik di sore hari memiliki tingkat glukosa yang lebih rendah dibanding mereka yang berolahraga di pagi hari. Hal ini didukung oleh sebuah penelitian pada tahun 2022 yang menyebutkan bahwa aktivitas sedang hingga intensif di siang hari mampu menurunkan resistensi insulin hingga 25 persen dibanding olahraga di pagi hari.

Olahraga di pagi hari atau sore hari sama-sama memberikan manfaat. Jadi, ayo, temukan waktu yang paling cocok untukjoggingyang paling membuatmu semangat dan konsisten bergerak!

Referensi

Lari Pagi Lawan Lari Sore: Kapan Waktu Terbaik Untuk Berlari?Runner's World. Diakses Mei 2025.

Waktu Terbaik untuk Berlari: Kelebihan dan Kekurangan Lari Pagi, Siang, dan SoreThe Run Experience. Diakses Mei 2025.

Damrongthai, Chorphaka, dan rekan-rekan. "Manfaat Berlari Ringan Manusia Meningkatkan suasana Hati dan Fungsi Eksekutif yang Bersamaan dengan Aktivasi Prefrontal Bilateral."Scientific Reports11, nomor 1 (22 November 2021).

Kang, Jie, dan rekan-rekan. “Dampak Waktu Hari Latihan terhadap Respons Kardiorespiratori dan Kemampuan Daya Tahan—Ulasan Sistematis dan Analisis Meta.”Jurnal Kebugaran dan Kondisi Olahraga37, nomor 10 (5 April 2023): 2080–90.

Wheeler, Michael J, dkk. “Perbedaan Pengaruh Latihan Akut dan Istirahat dari Kebiasaan Duduk terhadap Memori Kerja dan Fungsi Eksekutif pada Lansia: Studi Percobaan Silang Tiga Kelompok untuk Mengevaluasi Pengaruh Latihan dengan dan tanpa Istirahat dalam Duduk terhadap Kognisi.”Jurnal Medis Olahraga Inggris54, nomor 13 (29 April 2019): 776–81.

Yoon, Eun Sun, Wi-Young So, dan Seyong Jang. “Hubungan Antara Stres Psikologis yang Dirasakan dan Perilaku Olahraga: Studi Potong Lintang Menggunakan Survei Kesehatan Fisik Nasional.”Life13, nomor 10 (14 Oktober 2023): 2059.

Apakah Cara Berjalan Kaki Naik Bukit Lebih Efisien? Ini Fakta-Fakta Nyata nya

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default