Solidaritas Sepak Bola Surabaya: Lelang Jersey Riswan Lauhin untuk Korban Bencana Sumatera
Komunitas pecinta sepak bola Tanah Air kembali menunjukkan jiwa solidaritasnya yang tinggi. Kali ini, Surabaya Jersey Community (SJC) menggagas sebuah lelang amal dengan objek yang sangat istimewa: jersey matchworn (pernah dikenakan dalam pertandingan) milik mantan bek Persebaya Surabaya, Riswan Lauhin. Seluruh hasil lelang ini didedikasikan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di Sumatera yang tengah dilanda musibah banjir dan longsor.
Melalui kanal Instagram resminya, SJC mengumumkan secara gamblang mengenai lelang amal yang mengusung misi kemanusiaan ini. Jersey yang dilelang adalah jersey kandang Persebaya Surabaya musim 2024/2025 dengan nomor punggung 32, yang pernah dikenakan oleh Riswan Lauhin. Misi kemanusiaan ini bukan kali pertama bagi SJC, namun kali ini fokusnya tertuju pada para korban bencana alam di Sumatera.
"Selamat Malam dulur SJC, dulur-dulur Bonek pendukung Persebaya, dan seluruh pencinta jersey Liga Indonesia," sapa SJC dalam unggahannya, menegaskan kembali semangat kolaborasi dalam kegiatan amal. "Lelang Amal Jersey Persebaya hadir lagi. Kali ini keseluruhan hasil lelang akan didonasikan sepenuhnya buat saudara saudara kita di Sumatera yang mengalami musibah banjir dan longsor."
Jersey Bersejarah untuk Misi Kemanusiaan
Jersey yang menjadi objek lelang ini bukan sembarang jersey. Ia memiliki nilai historis yang tinggi, terutama bagi para pendukung setia Persebaya, Bonek. Jersey kandang Persebaya Surabaya musim 2024/2025 yang dikenakan Riswan Lauhin ini merupakan saksi bisu dari pertandingan terakhir Persebaya Surabaya di musim lalu. Pertandingan tersebut mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Bali United pada 23 Mei 2025, yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Untuk memastikan transparansi dan ketertiban jalannya lelang, SJC telah merinci aturan mainnya. Lelang dibuka dengan tawaran awal (open bid) sebesar Rp 1.000.000, dengan kenaikan minimal sebesar Rp 100.000 atau kelipatannya.
Jadwal dan Ketentuan Lelang
- Waktu Penutupan: Lelang akan berakhir pada hari Senin, 5 Januari 2026, tepat pukul 21.30 WIB.
- Pengumuman Pemenang: Tawaran tertinggi yang sah akan di-pin di kolom komentar dan hanya dapat dihapus oleh admin.
- Format Penawaran: Peserta wajib mengikuti format penawaran yang telah ditentukan di kolom komentar Instagram. Format ini dipastikan harus benar agar sah.
- Syarat Peserta:
- Peserta wajib mengikuti akun Instagram resmi SJC (@sjcsurabaya), @warkoppitulikur, dan @emosijiwaku.
- Akun Instagram peserta tidak boleh dalam kondisi terkunci.
- Penggunaan akun palsu sangat dilarang.
- Larangan "Bid and Run": SJC sangat berharap tidak ada peserta yang melakukan praktik "bid and run" (menawar namun tidak jadi membeli), mengingat ini adalah kegiatan amal. "Diharapkan tidak ada bid and run karena ini untuk kegiatan amal yo rek," tegas SJC.
- Penyerahan Jersey: Jersey baru akan diserahkan kepada pemenang lelang setelah pembayaran lunas. Biaya pengiriman menjadi tanggungan pemenang lelang.
Makna Mendalam di Balik Lelang Ini
Koordinator SJC, Yudha Mustopo, mengungkapkan bahwa lelang amal kali ini memiliki makna yang sangat istimewa. "Lelang amal jersey Persebaya yang dikhususkan untuk membantu saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera termasuk yang istimewa," ujarnya.
Ide untuk mengadakan lelang ini muncul dari banyaknya permintaan yang masuk ke admin SJC. "Dikarenakan sejak lelang amal edisi terakhir beberapa waktu lalu, mulai dari jersey Reva Adi dan Francisco Rivera, banyak DM dan WhatsApp masuk ke admin meminta jersey temen temen dilelang buat Sumatera," jelas Yudha.
Proses pemilihan jersey Riswan Lauhin juga memiliki cerita tersendiri. Berawal dari informasi yang diberikan oleh Mas Acun, seorang Bonek yang aktif dalam kegiatan "Cangkrukan Malam Seloso" Bonek, SJC mendapatkan kabar mengenai keberadaan jersey matchworn Riswan Lauhin. Jersey tersebut didapatkan oleh Mas Acun dari temannya, Mas Rio, yang menerima langsung dari sang pemain.
Sempat tertunda karena SJC memiliki kegiatan "khitanan ceria" dan libur Natal serta Tahun Baru, pertemuan untuk mengamankan jersey tersebut akhirnya dilakukan setelah periode liburan usai. Yudha menambahkan bahwa nilai jersey ini sangat istimewa, tidak hanya karena dikenakan dalam laga terakhir Persebaya musim lalu, tetapi juga karena perjalanan karier Riswan Lauhin yang kemudian merapat ke tim kota asalnya, Malut United, pada musim ini.
"Semoga lelang amal jersey Persebaya kali ini membawa manfaat, dan berkah bagi semuanya," harap Yudha. SJC juga membuka kesempatan bagi para Bonek lain yang memiliki jersey matchworn Persebaya dan ingin berkontribusi melalui lelang. "Dan bagi temen-temen yang ingin melelang jersey matchworn Persebayanya SJC siap membantu," ujar Yudha.
Antusiasme Tinggi dan Harapan Berkah
Antusiasme para peserta lelang terlihat sangat tinggi sejak pengumuman awal. Hingga pembaruan terakhir, nominal lelang telah menembus angka Rp 1,5 juta. "Update sampe siang hari ini nominal sudah di 1.500k yah," tulis SJC di Instagram. "Yuk tambahin yuk, hasil lelang ini akan diberikan kepada saudara kita di Pulau Sumatera yang membutuhkan, insya Allah Bermanfaat."
Riswan Lauhin sendiri turut memberikan respons positif atas inisiatif ini. "Semoga berkah," tulisnya di kolom komentar. Lelang ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan kepedulian komunitas sepak bola Surabaya tidak hanya terbatas pada dukungan tim kesayangan, tetapi juga meluas hingga kepada mereka yang membutuhkan bantuan, bahkan di luar kota dan pulau. Lebih dari sekadar ajang koleksi jersey langka, lelang ini adalah simbol persaudaraan yang kuat dalam bingkai sepak bola.
