Naskah Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Hal Penting Saat Siang Ramadan

Erfapulsa
By -
0
Naskah Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Hal Penting Saat Siang Ramadan

Momen Keberkahan di Siang Hari Bulan Ramadan

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan kebaikan. Di dalamnya, setiap muslim diberi kesempatan untuk meningkatkan kualitas imannya dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Salah satu waktu yang sangat penting untuk menjalankan amalan baik adalah siang hari. Pada siang hari, kita bisa memanfaatkan waktu dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, baik secara spiritual, sosial maupun pribadi.

1. Memperbanyak Dzikir di Awal Hari

Ketika fajar tiba, kita sebaiknya membuka hari dengan memperbanyak membaca dzikir. Salah satu dzikir yang disarankan adalah:

"بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِيْ الْأَرْضِ وَلَا فِيْ السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ"

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda bahwa orang yang membacanya tiga kali maka tidak ada sesuatu pun yang akan membahayakannya.

2. Melaksanakan Shalat Shubuh dengan Berjamaah

Shalat Shubuh dengan berjamaah memiliki pahala besar. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ"

Artinya: "Barang siapa mengerjakan shalat Isya' secara berjamaah, maka seakan ia menghidupkan separuh malam dan barang siapa mengerjakan shalat Shubuh secara berjamaah, maka seakan ia menghidupkan malam seluruhnya."

3. Bergabung dengan Kajian dan Tadarus Al-Qur'an

Ramadan adalah bulan Al-Qur'an. Oleh karena itu, kita disarankan untuk menghadiri majelis-majelis ilmu, kajian dan tadarus Al-Qur'an di pagi hari. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"يَا أَبَا ذَرٍّ لَأَنْ تَغْدُوَ فَتَعَلَّمَ ءَايَةً مِنْ كِتَابِ اللهِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تُصَلِّيَ مِائَةَ رَكْعَةٍ وَلَأَنْ تَغْدُوَ فَتَعَلَّمَ بَابًا مِنَ الْعِلْمِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تُصَلّيَِ أَلْفَ رَكْعَةٍ"

Artinya: "Wahai Abu Dzarr, sungguh jika engkau pergi lalu belajar satu ayat Al-Qur'an itu lebih baik bagimu daripada shalat sunnah seratus rakaat, dan jika engkau pergi lalu belajar satu bab ilmu agama maka itu lebih baik bagimu daripada shalat sunnah seribu rakaat."

4. Menjaga Lisan Saat Bekerja

Saat bekerja, kita harus menjaga lisan dari kata-kata dusta dan menipu. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"الصِّيَامُ جُنَّةٌ فَإِذَا صَامَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَجْهَلْ وَإِن امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَـمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ إِنِّي صَائِمٌ"

Artinya: "Puasa adalah perisai, maka apabila salah seorang di antara kalian berpuasa, janganlah berkata buruk dan melakukan perbuatan-perbuatan yang bodoh, jika ada orang yang mengajak bertengkar atau mencacinya (janganlah melayaninya dan) hendaklah ia mengatakan: Aku sedang berpuasa, aku sedang berpuasa."

5. Mengajak Orang Lain ke Majelis Ilmu

Ketika adzan 'Ashar berkumandang, kita bisa mengajak orang lain bersama kita ke majelis ilmu. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"بَلِّغُوْا عَنِّيْ وَلَوْ ءَايَةً"

Artinya: "Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat."

6. Memberi Bantuan kepada Keluarga

Jika istri dan keluarga membutuhkan bantuan, kita harus segera membantu. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"خِيَارُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ"

Artinya: "Orang-orang pilihan di antara kalian adalah orang yang paling baik kepada istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian kepada istri-istrinya."

7. Memberi Makan kepada Tetangga

Memberi makan kepada tetangga yang fakir dan membutuhkan juga memiliki pahala besar. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا"

Artinya: "Barang siapa memberi makan berbuka kepada orang yang berpuasa maka ia memperoleh pahala yang menyerupai pahalanya, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa tersebut."

8. Menyegerakan Berbuka

Menyegerakan berbuka setelah yakin waktu Maghrib masuk juga memiliki keutamaan. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِـخَيْرٍ مَا عَجَّلُوْا الفِطْرَ"

Artinya: "Orang-orang selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka."

9. Berbuka dengan Kurma atau Air

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"إِذَا أَفْطَرَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمْرٍ فَإِنَّهُ بَرَكَةٌ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى مَاءٍ فَإِنَّهُ طَهُورٌ"

Artinya: "Jika salah seorang di antara kalian berbuka maka hendaklah ia berbuka dengan kurma karena kurma itu penuh berkah, barangsiapa tidak mendapatkannya maka hendaklah ia berbuka dengan air karena air itu sesuatu yang suci dan menyucikan."

10. Jangan Terlalu Mewah

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"إِيَّاكَ وَالتَّنَعُّمَ فَإِنَّ عِبَادَ اللهِ لَيْسُوْا بِالْمُتَنَعِّمِيْنَ"

Artinya: "Janganlah engkau bermewah-mewah dan bernikmat-nikmat, karena sesungguhnya para hamba Allah yang shaleh tidak bergaya hidup mewah."

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, kita dapat memanfaatkan siang hari di bulan Ramadan dengan maksimal dan meraih pahala yang besar. Semoga kita semua diberi kemampuan untuk menjalankan amalan-amalan tersebut dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default