
Tingkat Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kalimantan Tengah Masih Rendah
Di Kalimantan Tengah (Kalteng), terdapat potensi sebanyak 1,7 hingga 1,8 juta pekerja. Namun, hanya sekitar 40 persen dari jumlah tersebut yang telah terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerja yang belum memperoleh perlindungan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Adi Hendrata, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, menjelaskan bahwa pihaknya mengelola lima program utama, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Program-program ini dirancang untuk memberikan perlindungan kepada pekerja dalam berbagai situasi, termasuk ketika mereka mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.
Salah satu manfaat yang sangat dirasakan masyarakat adalah beasiswa bagi anak pekerja yang meninggal dunia. Dengan adanya program ini, keluarga pekerja dapat tetap melanjutkan pendidikan anak-anak mereka meskipun tidak memiliki penghasilan tambahan.
Penemuan Tabung Gas LPG di Kotawaringin Timur
Personel Subdit 1/Indag Ditreskrimsus Polda Kalteng melakukan sidak ke PT Naga Jaya Makmur di Kotawaringin Timur. Saat sidak, petugas memeriksa 12 alat pengisian LPG dan menimbang 80 tabung sampel. Hasil penimbangan menunjukkan bahwa sebanyak 46 tabung memiliki berat bersih di bawah standar.
Penimbangan dilakukan menggunakan alat ukur standar metrologi dengan cara menimbang berat kosong dan berat setelah diisi. Temuan ini menunjukkan adanya pelanggaran terhadap standar kualitas gas LPG yang diperjualbelikan di wilayah tersebut.
Tokoh Muhammadiyah akan Mengisi Tausiyah di Palangka Raya
Drs H Hajriyanto Y Thohari, mantan Duta Besar RI untuk Lebanon, akan mengisi tausiyah dalam kegiatan buka puasa bersama Muhammadiyah di Palangka Raya, Kalteng. Wakil Ketua PWM Kalteng HM Syairi Abdullah menyebutkan bahwa tausiyah akan dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026, di Masjid Darul Arqam, Jalan RTA Milono Km 1,5, Palangka Raya.
Kegiatan ini terbuka bagi seluruh masyarakat, baik warga Muhammadiyah maupun umum. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dihadiri oleh sekitar 1.500 orang.
Saran Menu Awal Ramadan dari Ahli Gizi dan Kadinkes Kalteng
Untuk menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan tidak lemas, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul dan ahli gizi dari Persagi Kalteng merekomendasikan menu sahur dan berbuka puasa. Suyuti menyarankan agar masyarakat memperbanyak konsumsi buah dan sayur saat sahur.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya minum air putih sebanyak 6 sampai 8 gelas sejak buka hingga imsyak. Masyarakat juga diminta untuk tetap berolahraga ringan pagi atau sore selama 30 menit agar tetap bugar selama bulan puasa.
Pengungkapan Peredaran Narkoba di Kalteng
Aparat kepolisian berhasil mengungkap peredaran narkotika lintas provinsi, yakni Kalimantan Tengah-Kalimantan Barat melalui jalur darat. Dua kurir berinisial ME (28) dan HR (37) ditangkap karena membawa narkotika jenis sabu seberat 35,1 kg dan 15,016 butir ekstasi senilai Rp 65 miliar.
Pengungkapan kasus ini dimulai sejak 9 Februari 2026. Petugas mencurigai sebuah mobil merek Toyota Rise berwarna merah dan memberhentikannya di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Delang.
Perbaikan Jembatan Telaga Baru-Pelangsian di Kotawaringin Timur
Kondisi infrastruktur jembatan yang menghubungkan Desa Telaga Baru dan Desa Pelangsian di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini menjadi sorotan serius. Jembatan ini dinilai memerlukan penanganan segera karena kondisinya yang kian memprihatinkan.
Anggota Komisi III DPRD Kotim, Muhammad Ramadhana Rahman, memberikan apresiasi karena proyek perbaikan jembatan tersebut telah masuk dalam daftar prioritas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Hal ini menunjukkan adanya pengakuan pemerintah daerah atas pentingnya akses tersebut.
Evaluasi Satu Tahun Pertama Pemerintahan Agustiar–Edy di Kalteng
Satu tahun pertama pemerintahan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo menjadi fase awal dalam menata arah pembangunan daerah. Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, mengatakan bahwa capaian selama 100 hari kerja hingga satu tahun pertama difokuskan pada program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Program unggulan seperti “satu keluarga satu sarjana” tetap berjalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalteng.
